Perbedaan WordPress Hosted dan Non-Hosted



ADS


WordPress

WordPress Logo

WordPress adalah salah satu Content Management System (CMS) yang paling terkenal saat ini. Hampir 23% website dan blog yang ada di internet menggunakan WordPress. WordPress sendiri dibuat dengan kode sumber terbuka (opensource) berbasis PHP. WordPress pertama kali dirilis pada bulan Mei 2003 oleh Matt Mullenweg dan Mike Little sebagai pengembang inti.

WordPress sendiri terbagi menjadi dua mesin yaitu Hosted dan Non-Hosted. Meskipun keduanya sama-sama WordPress dan sama-sama gratis namun perbedaan pada mesin sangat jauh berbeda. WordPress Hosted dibuat dan dikelola oleh tim resmi WordPress dengan alamat official WordPress.com sedangkan WordPress Non-Hosted dibuat dengan tim resmi plus dibantu oleh ribuan pengembang sukarelawan lainnya (seperti: plugin, tema dan bug tracer) dengan alamat official WordPress.org.

Di WordPres Hosted, kamu bisa mendaftar dan membuat blog gratis dengan akhiran alamat .wordpress.com (contoh: namasaya.wordpress.com) sedangkan dengan WordPres Non-Hosted, kamu memerlukan hosting dan domain terlebih dahulu sebelum membangun dan menjalankannya. Hosting diperlukan untuk menyimpan data-data keseluruhan seperti database, email dan konten lainnya, sedangkan domain diperlukan untuk membuat alamat blog kamu (contoh: wapblog.pro). Jelas, untuk mulai membangun WordPres Non-hosted diperlukan modal untuk sewa hosting dan domain.

Kelebihan WordPres Hosted :

    1. Gratis selamanya
    2. Keamanan terjamin
    3. Kemudahan akses

Kekurangan WordPres Hosted :

    1. Ruang penyimpanan dibatasi
    2. Tidak dapat merubah tema khusus
    3. Tidak dapat menambahkan plugin khusus
    4. Tidak dapat melakukan modifikasi mendalam
Baca Juga:  Cara Cek Kecepatan Loading Blog dan Website

Kelebihan WordPress Non-Hosted :

    1. Ruang penyimpanan sesuai hosting
    2. Bebas merubah tema
    3. Bebas menambahkan plugin
    4. Bebas memodifikasi tema
    5. Bebas memodifikasi plugin
    6. Bebas memodifikasi infrastruktur WordPres
    7. Dapat membackup keseluruhan WordPres (termasuk database, konten, tema & plugin)

Kekurangan WordPres Non-Hosted :

    1. Mengeluarkan biaya untuk sewa hosting & domain
    2. Keamanan tidak terjamin
    3. Membutuhkan keahlian bahasa web programming

Itulah perbedaan antara WordPres Hosted dan Non-Hosted. Admin sendiri menggunakan WordPres Non-Hosted karena yakin, WordPres Non-Hosted lebih bisa memenuhi kebutuhan blogging karena dapat di modifikasi sesuai selera. Juga, beberapa website dan portal berita internasional menggunakan WordPres, seperti CNN, Mashable, TechCrunch, Microsoft News, New York Times, Reuters, Forbes, Playstation dan banyak lagi.

Jika kamu menyukai artikel Perbedaan WordPress Hosted dan Non-Hosted jangan ragu untuk membagikannya. Mungkin keluarga, sahabat atau teman kamu juga ingin membacanya.
* Penulis : Sogellizer

* Kategori : All In One

* Tags : , ,

* Dibaca: 446x sejak 13 November 2016

* Bagikan : Facebook // Twitter // BBM // WhatsApp


ADS

2 Tanggapan

  1. senja berkata:

    saya juga pemake non-hosted gan..
    lebih enak di kreasiiin..

Berikan Tanggapan

NOTE: Komentar yang mengandung sara, oot, dan spam seperti link berlebihan atau mengarah ke situs negatif tidak akan ditampilkan.


ADS




    * Games

    * Gadget

    * Komputer

    * Teknologi

    * All in One

    * Beranda

    * Disclaimer

    * Tentang

    * Kontak

    * RSS Feed